Mengenal Narkoba, Jenis-Jenisnya dan Dampaknya
Dalam
postingan saya kali ini, akan sedikit membahas tentang Apa itu Narkoba, Macam-macam
Narkoba dan Dampak dari penggunaan Narkoba itu sendiri.
Menurut
id.wikipedia.org/wiki,
“Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan
obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan
khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang
merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat
Adiktif.”
Jika
di dalam ahli kesehatan, narkoba itu merupakan senyawa-senyawa psikotropika yang
biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk
penyakit tertentu.
Sudah
dari dahulu kala masyarakat mengenal istilah madat sebagai sebutan untuk candu
atau opium, yang merupakan suatu golongan narkotika yang berasal dari getah
kuncup bunga tanaman Poppy yang banyak tumbuh di sekitar Negara Thailand,
Myanmar dan Laos (The Golden Triangle) maupun di Pakistan dan Afganistan.
Buah Opium
Serbuk Sari Opium
OPIAT atau Opium (candu)
Merupakan
golongan Narkotika alami yang sering digunakan dengan cara dihisap (inhalasi).
- Menimbulkan
rasa kesibukan (rushing sensation)
- Menimbulkan
semangat
- Merasa
waktu berjalan lambat.
- Pusing,
kehilangan keseimbangan/mabuk.
- Merasa
rangsang birahi meningkat (hambatan seksual hilang).
- Timbul
masalah kulit di sekitar mulut dan hidung.
MORFIN
Merupakan
zat aktif (narkotika) yang diperoleh dari candu melalui pengolahan secara
kimia. Umumnya candu mengandung 10% morfin. Cara pemakaiannya disuntik di bawah
kulit, ke dalam otot atau pembuluh darah (intravena)
- Menimbulkan
euforia.
- Mual,
muntah, sulit buang hajat besar (konstipasi).
- Kebingungan
(konfusi).
- Berkeringat.
- Dapat
menyebabkan pingsan, jantung berdebar-debar.
- Gelisah
dan perubahan suasana hati.
- Mulut
kering dan warna muka berubah.
HEROIN atau Putaw
Merupakan
golongan narkotika semisintetis yang dihasilkan atas pengolahan morfin secara
kimiawi melalui 4 tahapan sehingga diperoleh heroin paling murni berkadar 80%
hingga 99%. Heroin murni berbentuk bubuk putih sedangkan heroin tidak murni
berwarna putih keabuan (street heroin). Zat ini sangat mudah menembus otak
sehingga bereaksi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri. Umumnya digunakan
dengan cara disuntik atau dihisap.
- Timbul
rasa kesibukan yang sangat cepat/rushing sensastion (± 30-60 detik)
diikuti rasa menyenangkan seperti mimpi yang penuh kedamaian dan kepuasan
atau ketenangan hati (euforia). Ingin selalu menyendiri untuk
menikmatinya.
- Denyut
nadi melambat.
- Tekanan
darah menurun.
- Otot-otot
menjadi lemas/relaks.
- Diafragma
mata (pupil) mengecil (pin point).
- Mengurangi
bahkan menghilangkan kepercayaan diri.
- Membentuk
dunia sendiri (dissosial) : tidak bersahabat.
- Penyimpangan
perilaku : berbohong, menipu, mencuri, kriminal.
- Ketergantungan
dapat terjadi dalam beberapa hari.
- Efek
samping timbul kesulitan dorongan seksual, kesulitan membuang hajat besar,
jantung berdebar-debar, kemerahan dan gatal di sekitar hidung, timbul
gangguan kebiasaan tidur.
- Jika
sudah toleransi, semakin mudah depresi dan marah sedangkan efek euforia
semakin ringan atau singkat
GANJA atau kanabis
Berasal
dari tanaman kanabis sativa dan kanabis indica. Pada tanaman ini terkandung 3
zat utama yaitu tetrahidrokanabinol, kanabinol dan kanabidiol. Cara
penggunaannya dihisap dengan cara dipadatkan menyerupai rokok atau dengan
menggunakan pipa rokok.
- Denyut
jantung atau nadi lebih cepat.
- Mulut
dan tenggorokan kering.
- Merasa
lebih santai, banyak bicara dan bergembira.
- Sulit
mengingat sesuatu kejadian.
- Kesulitan
kinerja yang membutuhkan konsentrasi, reaksi yang cepat dan koordinasi.
- Kadang-kadang
menjadi agresif bahkan kekerasan.
- Bilamana
pemakaian dihentikan dapat diikuti dengan sakit kepala, mual yang
berkepanjangan, rasa letih/capek.
- Gangguan
kebiasaan tidur.
- Sensitif
dan gelisah.
- Berkeringat.
- Berfantasi.
- Selera
makan bertambah.
LSD atau lysergic acid atau acid, trips, tabs
Termasuk
sebagai golongan halusinogen (membuat khayalan) yang biasa diperoleh dalam
bentuk kertas berukuran kotak kecil sebesar ¼ perangko dalam banyak warna dan
gambar. Ada juga yang berbentuk pil atau kapsul. Cara menggunakannya dengan
meletakkan LSD pada permukaan lidah dan bereaksi setelah 30-60 menit kemudian
dan berakhir setelah 8-12 jam.
- Timbul
rasa yang disebut Tripping yaitu seperti halusinasi tempat, warna dan
waktu.
- Biasanya
halusinasi ini digabung menjadi satu hingga timbul obsesi terhadap yang
dirasakan dan ingin hanyut di dalamnya.
- Menjadi
sangat indah atau bahkan menyeramkan dan lama kelamaan membuat perasaan
khawatir yang berlebihan (paranoid).
- Denyut
jantung dan tekanan darah meningkat.
- Diafragma
mata melebar dan demam.
- Disorientasi.
- Depresi.
- Pusing
- Panik
dan rasa takut berlebihan.
- Flashback
(mengingat masa lalu) selama beberapa minggu atau bulan kemudian.
- Gangguan
persepsi seperti merasa kurus atau kehilangan berat badan.
KOKAIN
Mempunyai 2 bentuk yakni bentuk asam (kokain hidroklorida)
dan bentuk basa (free base). Kokain asam berupa kristal putih, rasa sedikit
pahit dan lebih mudah larut dibanding bentuk basa bebas yang tidak berbau dan
rasanya pahit. Nama jalanan kadang disebut koka, coke, happy dust, snow,
charlie, srepet, salju, putih. Disalahgunakan dengan cara menghirup yaitu
membagi setumpuk kokain menjadi beberapa bagian berbaris lurus di atas
permukaan kaca dan benda yang mempunyai permukaan datar. Kemudian dihirup
dengan menggunakan penyedot atau gulungan kertas. Cara lain adalah dibakar
bersama tembakau yang sering disebut cocopuff. Menghirup kokain berisiko luka
pada sekitar lubang hidung bagian dalam.
- Menimbulkan
keriangan, kegembiraan yang berlebihan (ecstasy).
- Hasutan
(agitasi), kegelisahan, kewaspadaan dan dorongan seks.
- Penggunaan
jangka panjang mengurangi berat badan.
- Timbul
masalah kulit.
- Kejang-kejang,
kesulitan bernafas.
- Sering
mengeluarkan dahak atau lendir.
- Merokok
kokain merusak paru (emfisema).
- Memperlambat
pencernaan dan menutupi selera makan.
- Paranoid.
- Merasa
seperti ada kutu yang merambat di atas kulit (cocaine bugs).
- Gangguan
penglihatan (snow light).
- Kebingungan
(konfusi).
- Bicara
seperti menelan (slurred speech).
AMFETAMIN
Nama generik/turunan amfetamin adalah D-pseudo epinefrin
yang pertama kali disintesis pada tahun 1887 dan dipasarkan tahun 1932 sebagai
pengurang sumbatan hidung (dekongestan). Berupa bubuk warna putih dan
keabu-abuan. Ada 2 jenis amfetamin yaitu MDMA (metil dioksi metamfetamin)
dikenal dengan nama ectacy. Nama lain fantacy pils, inex. Metamfetamin bekerja
lebih lama dibanding MDMA (dapat mencapai 12 jam) dan efek halusinasinya lebih
kuat. Nama lainnya shabu, SS, ice. Cara penggunaan dalam bentuk pil diminum.
Dalam bentuk kristal dibakar dengan menggunakan kertas alumunium foil dan
asapnya dihisap melalui hidung, atau dibakar dengan memakai botol kaca yang
dirancang khusus (bong). Dalam bentuk kristal yang dilarutkan dapat juga
melalui suntikan ke dalam pembuluh darah (intravena).
- Jantung
terasa sangat berdebar-debar (heart thumps).
- Suhu
badan naik/demam.
- Tidak
bisa tidur.
- Merasa
sangat bergembira (euforia).
- Menimbulkan
hasutan (agitasi).
- Banyak
bicara (talkativeness).
- Menjadi
lebih berani/agresif.
- Kehilangan
nafsu makan.
- Mulut
kering dan merasa haus.
- Berkeringat.
- Tekanan
darah meningkat.
- Mual
dan merasa sakit.
- Sakit
kepala, pusing, tremor/gemetar.
- Timbul
rasa letih, takut dan depresi dalam beberapa hari.
- Gigi
rapuh, gusi menyusut karena kekurangan kalsium.
SEDATIF-HIPNOTIK (Benzodiazepin/BDZ)
Sedatif
(obat penenang) dan hipnotikum (obat tidur). Nama jalanan BDZ antara lain BK,
Lexo, MG, Rohip, Dum. Cara pemakaian BDZ dapat diminum, disuntik intravena, dan
melalui dubur. Ada yang minum BDZ mencapai lebih dari 30 tablet sekaligus.
Dosis mematikan/letal tidak diketahui dengan pasti. Bila BDZ dicampur dengan
zat lain seperti alkohol, putauw bisa berakibat fatal karena menekan sistem
pusat pernafasan. Umumnya dokter memberi obat ini untuk mengatasi kecemasan atau
panik serta pengaruh tidur sebagai efek utamanya, misalnya
aprazolam/Xanax/Alviz.
- Akan
mengurangi pengendalian diri dan pengambilan keputusan.
- Menjadi
sangat acuh atau tidak peduli dan bila disuntik akan menambah risiko
terinfeksi HIV/AIDS dan hepatitis B & C akibat pemakaian jarum
bersama.
- Obat
tidur/hipnotikum terutama golongan barbiturat dapat disalahgunakan
misalnya seconal.
- Terjadi
gangguan konsentrasi dan keterampilan yang berkepanjangan.
- Menghilangkan
kekhawatiran dan ketegangan (tension).
- Perilaku
aneh atau menunjukkan tanda kebingungan proses berpikir.
- Nampak
bahagia dan santai.
- Bicara
seperti sambil menelan (slurred speech).
- Jalan
sempoyongan.
- Tidak
bisa memberi pendapat dengan baik.
ALKOHOL
Merupakan
suatu zat yang paling sering disalahgunakan manusia. Alkohol diperoleh atas
peragian/fermentasi madu, gula, sari buah atau umbi-umbian. Dari peragian
tersebut dapat diperoleh alkohol sampai 15% tetapi dengan proses penyulingan
(destilasi) dapat dihasilkan kadar alkohol yang lebih tinggi bahkan mencapai
100%. Kadar alkohol dalam darah maksimum dicapai 30-90 menit. Setelah diserap,
alkohol/etanol disebarluaskan ke suluruh jaringan dan cairan tubuh. Dengan
peningkatan kadar alkohol dalam darah orang akan menjadi euforia, namun dengan
penurunannya orang tersebut menjadi depresi.
Dikenal
3 golongan minuman berakohol yaitu golongan A; kadar etanol 1%-5% (bir),
golongan B; kadar etanol 5%-20% (minuman anggur/wine) dan golongan C; kadar
etanol 20%-45% (Whiskey, Vodca, TKW, Manson House, Johny Walker, Kamput).
Pada
umumnya alkohol :
- Akan
menghilangkan perasaan yang menghambat atau merintangi.
- Merasa
lebih tegar berhubungan secara sosial (tidak menemui masalah).
- Merasa
senang dan banyak tertawa.
- Menimbulkan
kebingungan.
- Tidak
mampu berjalan.
INHALANSIA atau SOLVEN
Adalah
uap bahan yang mudah menguap yang dihirup. Contohnya aerosol, aica aibon, isi
korek api gas, cairan untuk dry cleaning, tinner, uap bensin.Umumnya digunakan
oleh anak di bawah umur atau golongan kurang mampu/anak jalanan. Penggunaan
menahun toluen yang terdapat pada lem dapat menimbulkan kerusakan fungsi
kecerdasan otak.
- Pada
mulanya merasa sedikit terangsang.
- Dapat
menghilangkan pengendalian diri atau fungsi hambatan.
- Bernafas
menjadi lambat dan sulit.
- Tidak
mampu membuat keputusan.
- Terlihat
mabuk dan jalan sempoyongan.
- Mual,
batuk dan bersin-bersin.
- Kehilangan
nafsu makan.
- Halusinasi.
- Perilaku
menjadi agresif/berani atau bahkan kekerasan.
- Bisa
terjadi henti jantung (cardiac arrest).
Secara
Global dampak dari pemakaian Narkoba dapat menimbulkan Efek Ketergantungan atau
Kecanduan.
Dan
yang paling bahaya adalah dapat berbahaya bagi orang lain, sepertinya hal nya
Tragedi Tugu Tani kemarin, yang mana seorang pengemudi Mobil Apriyani, memakai
narkoba, dan dampak dari semua itu adalah menabrak dan menewaskan orang lain.
Oleh
karena itu, JANGAN SEKALI – KALI mencoba yang namanya NARKOBA, meskipun saya
sedikit namun itu nanti akan memberikan Efek Buruk bagi diri anda maupun orang
disekeliling kita.
Mari
Kita sebagai Makhluk Tuhan yang memiliki akal dan pikiran, sebaiknya kita
hindari barang-barang HARAM seperti itu. Mari berpikir sehat dalam memecahkan
masalah, karena orang-orang yang memakai Narkoba biasanya orang-orang yang memiliki
masalah dan mereka tidak mampu mengontrol dirinya sendiri.
SAY NO TO DRUG !!!